Widget HTML Atas

Kenapa Orang tua Tidak Mengerti Perasaan Anak

Mendidik Anak - Sikap anak biasanya sangat terinspirasi dan dipengaruhi oleh apa yang dilakukan oleh orangtuanya. Anak yang terlahir dari orangtua yang tenang dan percaya diri cenderung memiliki sikap yang sama. Berbanding terbalik dengan anak yang memiliki orangtua yang terus-menerus berkelahi, maka anaknya akan memiliki pola sikap yang sama pula.

Kenapa Orang tua Tidak Mengerti Perasaan Anak


Sebenarnya, tidak perlu diragukan lagi bahwasanya perlakuan orangtua terhadap anak pasti akan menentukan kepribadian anak. Sebab itu penting kepedulian orangtua terhadap pola asuh anak. Sangat penting untuk memberikan anak pola asuh terbaik agar anak menjadi baik.

Walaupun demikian, terdapat juga orangtua yang gagal dalam memberikan kasih sayang kepada anak. Orangtua tidak dapat memahami kebutuhan anak sehingga anak kekurangan kasih sayang secara emosional dari orangtuanya.

Kenapa Orangtua Tidak Mengerti Perasaan Anak

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab kenapa Orangtua tidak mengerti perasaan anak. Dari banyaknya faktor tersebut ada yang disebabkan oleh masalah eksternal dan ada juga yang disebabkan oleh masalah internal yaitu orangtua itu sendiri. Berikut beberapa penyebab kenapa Orangtua tidak mengerti perasaan anak :

1. Terlalu Sibuk Bekerja

Tuntutan pekerjaan cenderung membuat orangtua sering kali pulang dengan keadaan lelah. Keadaan inilah yang memaksa orangtua untuk hanya beristirahat ketika sampai di rumah. Akibatnya orangtua menjadi tidak bisa memenuhi kebutuhan emosional anak.

Parahnya lagi orangtua akan lebih mudah terpancing emosinya ketika anak meminta sesuatu. Sikap yang seperti inilah yang mengakibatkan anak berfikiran bahwasanya orangtua tidak mengerti perasaan.

Untuk mengatasi hal tersebut, orangtua terpaksa harus meluangkan sedikit waktunya untuk anak walaupun hanya sebatas bertanya atau mencium anak. Akan lebih baik lagi jika memang memiliki waktu libur, maka ajaklah anak bercengkrama agar kedekatan dengan anak kembali terjalin.

2. Orangtua Kekurangan Kasih Sayang

Pengalaman merupakan guru terbaik dalam hidup. Namun tak jarang pengalaman memberikan pembelajaran yang buruk.

Sama halnya dengan cara orangtua memperlakukan anaknya. Orangtua yang mendapatkan kasih sayang yang baik cenderung akan melakukan hal yang sama ketika memiliki anak nantinya. Namun orangtua yang besar pada kondisi yang kurang kasih sayang biasanya tidak dapat memberikan sikap yang baik pada anaknya.

3. Terlalu Cuek

Terkadang memang ada terdapat orangtua yang memiliki sikap cuek. Seakan-akan sikapnya tersebut tidak menggambarkan kasih sayang sedikit pun.

Namun biasanya orangtua yang cuek memiliki cara tersendiri dalam memberikan kasih sayang kepada anak. Namun cara tersebut cenderung tidak dimengerti oleh anak sehingga anak merasa kurangnya emosional orangtua.

Untuk mengatasi ini orangtua sebaiknya lebih terbuka kepadanya anak dan mengatakan arti dari sikap tersebut. Tujuannya agar anak tahu bahwasanya sikap orangtua seperti apa yang menggambarkan kasih sayang kepada anak.

4. Orangtua Merasa Selalu Benar

Terkadang posisi yang dimiliki oleh orangtua membuat beranggapan bahwasanya dia itu selalu benar. Apa yang dikatakan oleh dirinya adalah mutlak dan anak mesti harus mengikuti.

Padahal tidak semua yang ada pads diri anak mutlak milik orangtua. Orangtua memang berkewajiban dalam mendidik anak dengan menerapkan segala aturan yang baik bagi anak. Namun dalam penerapannya tersebut orangtua tidak boleh mengabaikan kebesaran anak.

Alangkah baiknya orangtua juga introspeksi diri dan mengevaluasi kembali aturan yang dibuat. Apakah aturan tersebut masih bisa diterapkan ayau tidak. Selain iyu cobalah untuk membuat kesepakatan bersama dengan anak agar orangtua mengerti kebutuhan dan perasa anak.

5. Kurangnya Komunikasi antara Orangtua dan Anak

Komunitas antara sesama makhluk hidup merupakan sesuatu yang sangat penting dalam hal saling mengerti. Seseorang akan sulit mengerti satu sama lain jika tidak terjalin komuga antara mereka. Begitu pula dengan Komunikasi antara anggota keluarga.

Kurangnya komunikasi antara Orangtua dan anak akn menimbulkan perangka antara keduanya. Orangtua cenderung akan menerka-nerka apa yang diinginkan anak sehingga terkadang tidak sesuai dengan anak itu sendiri.

Untuk mengatasi ini, maka orangtua dapat menjalin komunikasi dengan anak. Apalagi ketika ingin mengambil sebuah keputusan yang berhubungan dengan anak. Tujuannya agar orangtua mengerti perasaan anak dan apa yang memang di inginkan oleh anak.

Jika keinginan anak tidak sesuai dsn bertentangan dengan apa yang orangtua inginkan. Maka orangtua dapat memberikan anak pilihan lain dengan menjalin kok yang baik.

Itulah beberapa hal yang menyebabkan kenapa Orangtua tidak mengerti perasaan anak dan vara mengatasi hal tersebut. Masih ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut dan memiliki cara penyelesaian yang berbeda pula.

1 comment for "Kenapa Orang tua Tidak Mengerti Perasaan Anak"

  1. Setuju, aku selalu percaya kalo anak2 itu mengikuti orang tuanya. Kalo sedari kecil dia dididik dengan penuh kasih sayang, pasti tumbuh jd anak yg penyayang juga. Sebaliknya kalo dididik keras, kasar, pasti sikap ortunya itu terbawa dlm pergaulannya :(.

    ReplyDelete

Post a Comment