Mendidik Anak

Cara Mendidik Anak Supaya Pintar dan Kreatif

Afdal Rahendra
Juni 07, 2021
0 Komentar
Beranda
Mendidik Anak
Cara Mendidik Anak Supaya Pintar dan Kreatif

Pendidikan - Memiliki anak yang pintar dan kreatif tentu menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi orangtua. Anak yang cerdas merupakan sumber kekaguman sendiri bagi orangtua. Sehingga banyak orangtua yang melakukan berbagai cara untuk mengembangkan serta membimbing anak agar pintar dan kreatif.

Cara Mendidik Anak Supaya Pintar dan Kreatif


Namun pada hakikatnya banyak orangtua yang masih menyalah artikan kata pintar dan kreatif tersebut. Banyak orangtua yang menilai kepintaran anaknya dari nilai-nilai yang mereka dapatkan pada jengjang sekolah. Padahal kenyataanya, angka yang diberikan oleh jenjang sekolah bukanlah penentu seberapa pintar dan kreatifnya anak.

Apa Itu Anak Pintar?

Jika kita berpedoman pada KBBI (kamus besar bahasa Indonesia), pintar sendiri memiliki arti pandai atau banyak akal serta mahir dalam mengerjakan sesuatu.

Berpatokan dari artian tersebut, maka pintar ternyata tidak diarahkan semata-mata kepada nilai akademik. Namun lebih kepada seberapa bisa seseorang melakukan sesuatu dan seberapa mahir dia lama hal tersebut.

Jadi dapat disimpulkan bahwasanya anak pintar ialah anak yang menguasai suatu bidang dan mahir dalam bidang tersebut dan bahkan bisa jadi berada di atas rata-rata kemahiran.

Apa itu Anak Kreatif?

Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), kreatif memiliki arti sebagai daya cipta dan kemampuan untuk menciptakan. Kata kreatif ini ditujukan kepada seseorang yang dapat membuat sesuatu yang mana hal tersebut tidak dilakukan oleh orang banyak.

Jika kata ini diarahkan kepada anak, maka anak kreatif merupakan anak yang memiliki kemampuan dalam berfikir imajinatif dan membuat banyak hal baik dalam pergerakan, suara, atau perbuatan.

Contoh anak kreatif ialah seperti merakit potongan kayu menjadi mainan dan lain sebagainya.

Cara Mendidik Anak Supaya Pintar dan Kreatif

Berpatokan dari pengetian di atas, maka anak yang kreatif dan pintar ialah mereka yang secara aktif dapat bertindak dan berfikir sesuai usiannya dan menguasi suatu bidang secara mahir. Secara simpel arti kata pintar dan kreatif dapat kita arahkan kepada mereka yang hebat dan berprestasi dalam suatu bidang.

Dari pengertian tersebut maka sudah kita dapatkan jawaban bahwasanya anak yang pintar dan kreatif itu tidak di ukur dari seberapa tingginya nilai akademik. Nilai akademik hanyalah tolok ukur dari seberapa giat anak dalam mengikuti pembelajaran di sekolah tersebut.

Untuk mendapatkan anak yang pintar dan kreatif, orangtua dapat melakukan berbagai hal dan dimulai sejak anak sudah ada dalam kandungan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk mencerdaskan anak :

1. Memenuhi Kebutuhan Gizi Anak

Kebutuhan gizi bagi perkembangan otak anak merupakan suatu keseharusan. Bahkan menurut penelitian, anak yang mengonsumsi makanan tinggi gula dan makanan yang di olah menggunakanpengawet akan membuat IQ anak menjadi lebih rendah daripada anak yang mengonsumsi makanan sehat.

Makanan yang mempunyai asupan baik akan berpengaruh kepada daya ingat dan konsentrasi anak. Sehingga tahap perkembangan otak anak akan menjadi maksimal karena asupan yang dia dapatkan. Untuk dapat memenuhi asupan tersebut orangtua dapat menyajjikan makanan sehat untuk anak menggunakan oalahan ikan, sayuran, bahkan buah-buahan.

Selain itu pola makan teratur yang terjaga untuk anak akan membantu anak dalam melewati masa pertumbuhan dan perkembangan.

2. Membiasakan Anak Membaca sejak Dini

Kebiasaan membaca pada anak akan membantu dalam menambah wawasan anak. Kegiatan membaca akan memberikan manfaat yang sangat banyak kepada anak dalam memenuhi kebutuhan otaknya yang sedang berkembang.

Dengan membaca, maka secara tidak langsung otak anak anak akan terasah dalam keterampilan berbahasa, konsentrasi, dan daya ingat. Selain itu anak yang terbiasa membaca akan memiliki kosakata yang lebih baik.

Cara mengajarkan anak agar gemar membaca dapat dimulai semenjak dia berusia dini. Orangtua dapat memancing minat ini dengan cara membacakan anak cerita terlebih dahulu, baru secara perlahan tarik minat baca anak dengan memberikannya buku cerita bergambar.

3. Memperkenalkan Anak kepada Bahasa Asing

Bagi orangtua yang memiliki kemampuan penguasaan bahasa asing tentu bukan menjadi masalah dalam mengajarkan hal ini kepada anak. Namun hal ini justru akan menjadi masalah besar bagi orangtua yang sama sekali tidak menguasai bahasa lain selain bahasa ibu.

Walaupun demikian, anda sebagai orangtua tidak perlu khawatir dengan itu. Pada saat sekarang ini sudah banyak media yang dapat dijadikan sumber belajar. Sehingga orangtua juga dapat mengajarkan anak bahasa asing selain bahasa ini.

Untuk mengajarkan anak bahasa asing, orangtua dapat memulainya dengan memperdengarkan anak lagu-lagu anak dengan bahasa asing. Tuntut anak untuk mengetahui dan meniru apa yang dinyanyikan oleh video tersebut. Maka secara perlahan anak akan memahami kata-kata dasar dari bahasa asing tersebut.

Untuk memaksimalkan hal ini, maka orangtua yang tidak memiliki kemampuan bahasa asing dapat ikut belajar dan memahami hal tersebut sembari mangajarkannya kepada anak.

4. Mengenalkan Anak Kepada Kesenian

Seni merupakan salah satu pemicu yang dapat memunculkan kreatifitas. Anak yang biasa dikenalkan kepada seni akan memiliki tingkat imajinasi yang berbeda dengan anak yang tidak paham senin.

Pada dasarnya, walaupun pelajaran seni lebih menitik beratkan kepada keahlian bermusi, kerajinan tangan, lukis, dan lain sebagainya. Namun kegiatan seni justru dapat meningkatkan dan mengembangkan keahlian anak dalam bidang bahasa, daya ingat, verbal, bahkan IQ.

Sebenarnya dalam mendidik anak ada banyak hal yang dapat dilakuakn oleh orangtua. Dari banyak hal tersebut ada juga hal yang pada dasarnya daapat menghambat anak untuk menjadi pintar dan kreatif, Semoga pembahasan ini bermanfaat dan Terima Kasih

Penulis blog

Tidak ada komentar