Lifestyle Mendidik Anak

Permainan Mengasah Otak Anak Umur 3 Tahun

Afdal Rahendra
Oktober 07, 2022
0 Komentar
Beranda
Lifestyle
Mendidik Anak
Permainan Mengasah Otak Anak Umur 3 Tahun
Permainan Mengasah Otak Anak Umur 3 Tahun

Pendidikan - Pada masa anak-anak, bermain merupakan suatu keseharusan yang menyenangkan. Bermain bagi anak merupakan wadah yang dapat meningkatkan pengetahuannya. Oleh sebab itu sangat penting memilih mainan yang baik untuk anak.

Dari banyaknya mainan yang ada, tidak semua mainan yang ada memiliki sisi edukasi. Terdapat mainan yang hanya berguna sebagai mainan saja dan ada mainan yang bersifat bisa menjadi wahana edukasi. Salah satu contohnya ialah mainan puzzle yang dapat mengasah otak anak ketika melakukan proses dalam menyelesaikan permainan tersebut. Jenis mainan seperti inilah yang di sebut sebagai permainan edukasi.

Menurut buku Standar Keamanan Mainan Anak, memilih mainan untuk anak hanya dengan mempertimbangkan model atau tren bukanlah suatu tindakan tepat. Hal ini dikarenakan karena tidak semua mainan itu cocok untuk semua anak.

Memilih mainan untuk anak juga harus di lakukan dengan mempertimbangkan manfaat lain, bukan semata-mata hanya untuk menyenangkan hati anak saja. Oleh sebab itu orang tua harus memilih mainan untuk anak yang dapat mempengaruhi beberapa hal seperti perkembangan, pertumbuhan, serta usia anak. Berikut beberapa katagori mainan yang dapat digunakan dalam mengasah kemampuan anak :

Katagoti Mainan yang Dapat di Mainkan Oleh Anak

Mainan itu sendiri memiliki beberapa kategori yang dapat diberikan kepada anak. Kategori ini biasanya juga menjadi satu hal yang mencocokkan mainan dan usia anak. Berikut kategori mainan anak :

1. Mainan untuk Meningkatkan Kemampuan Berekspresi

Mainan yang meningkatkan ekspresi ini biasanya mainan yang dapat meningkatkan kemampuan verbal anak. Contoh dari mainan ini ialah mainan yang mengusung tema huruf dan angka. Mainan ini sangat cocok diberikan kepada anak berusia 3-4 tahun dengan tujuan mengenalkan huruf dan angka kepada anak.

2. Mainan untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja sama dan Komunikasi

Kategori permainan ini ialah mainan yang dapat meningkatkan kerja sama dan komunikasi anak ketika sedang bermain. Biasanya mainan jenis ini membutuhkan lebih dari satu orang dalam memainkannya. Contoh permainan ini ialah kartu, ludo, dan permainan papan lainnya.

Permainan ini cocok diberikan kepada anak yang berusia 5-6 tahun. Karena komunikasi sendiri sangat diperlukan oleh anak ketika dia masuk sekolah. Karena itulah jenis permainan seperti ini banyak di gunakan pada pra-sekolah atau TK.

3. Mainan yang Dapat Melatih Imajinasi Anak

Permainan yang dapat meningkatkan imajinasi anak biasanya jenis permainan yang sangat susah. Oleh sebab itu permainan ini biasanya baru bisa dilakukan ketika anak sudah terbiasa melakukan kegiatan secara sendiri. Jenis permainan yang dapat melatih imajinasi anak ialah permainan blok.

Dari tiga kategori tersebut, terdapat banyak jenis mainan yang menjadi pilihannya. Dan semua jenis mainan tersebut juga bermanfaat dan berpengaruh pada usia tertentu. Berikut beberapa permainan yang cocok untuk anak yang berusia 3 tahun :

Permainan Mengasah Otak Anak Usia 3 Tahun

Anak yang sudah menginjak usia 3 tahun memiliki kesukaan mainan yang berbeda dari umur sebelum maupun sesudahnya. Biasanya, pada usia ini anak sudah mampu bermain dengan permainan yang menggunakan fungsi kognitif, motorik, dan permainan dengan aturan sederhana. Berikut permainan mengasah otak anak usia 3 tahun :

1. Jigwas Puzzle

Sebenarnya, anak yang berumur 1 tahun pun sudah bisa memainkan permainan puzzle ini. Namun walaupun demikian bukan berarti mainan yang satu ini tidak cocok untuk anak usia 3 tahun.

Seperti yang di ketahui bahwasanya puzzle sendiri memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Tingkat kesulitan inilah yang membuat puzzle cocok di mainkan oleh segala kalangan anak.

2. Lego

Siapa yang tidak kenal dengan mainan lego. Lego merupakan jenis mainan anak yang sudah sangat populer sejak lama. Tak hanya terkenal di ranah anak-anak, lego sendiri bahkan juga di mainkan oleh orang dewasa.

Mainan berbentuk balok warna-warni yang dapat dibentuk menjadi berbagai macam hal seperti mobil, gedung, istana dan sebagainya ini sangat bagus untuk mengasah otak anak. Dengan mainan Lego kecerdasan kognitif dan logika anak akan meningkatkan.

Tak hanya itu saja, apabila anak mampu merangkai lego dengan sangat baik. Maka bisa saja ia menjadi juara kelas dan jago dalam ilmu eksak seperti matematika.

3. Flash Card

Flash card merupakan mainan berupa kartu yang memadukan huruf atau gambar pada setiap sudutnya. Dengan memainkan permainan ini, otak anak akan terasah karena anak dilatih untuk mengingat dan menghafal huruf yang terdapat pada kartu. Manfaat terselubung dari permainan ini ialah untuk meningkatkan kemampuan membaca, meningkatkan kosakata maupun melatih berbicara.

Flash card ini ini biasanya dibuat dengan desain dan warna yang menarik bagi anak. Tujuannya agar anak lebih tertarik saat memainkan mainan yang satu ini.

4. Rubik 3x3

Rubik merupakan mainan yang berbentuk kubus dengan enam sisi warna berbeda yakni kuning, merah, putih, hijau, oranye dan biru. Permainan rubik sendiri mengharuskan anak untuk menyusun kubus tersebut agar memiliki warna yang sama pada setiap sisinya.

Namun pada permainan ini, alangkah baiknya anak dibantu oleh orang tua karena permainan rubik sendiri terbilang cukup menguras otak dan kesabaran.

Manfaat dari permainan rubik ini ialah untuk melatih kecerdasan emosional anak, menyeimbangi otak kiri dan kanan, dan meningkatkan konsentrasi.

5. Congklak

Congklak merupakan salah satu permainan tradisional khas dari Indonesia. Congklak merupakan mainan dengan jenis kerja sama karena dimainkan oleh dua orang. Alat yang digunakan dalam permainan congklak ialah sebuah papan yang terdiri dari beberapa cekungan dan tujuh buah batu di setiap cekungan tersebut.

Manfaat dari memainkan permainan ini ialah terasahnya kemampuan berhitung dan berfikir kritis anak. Karena pada permainan ini anak diharuskan untuk mengatur strategi sekaligus menghitung jalannya batu.

6. Shape Sorter

Shape sorter merupakan jenis mainan yang memiliki bentuk kubus dengan banyak lubang di setiap sisinya. Shape sorter sendiri memiliki banyak jenis bentuk seperti mobil, kereta, bola, dan lain sebagiannya. Pada setiap sisi shape sorter juga terdapat berbagai model lubang mulai dari bulat, kotak, persegi, segi lima, dan lain sebagiannya.

Pada permainan ini anak anak dituntut untuk memecahkan masalah yaitu menutupi setiap lubang dengan bentuk yang sesuai. Dengan permainan ini, anak akan diajarkan macam-macam bentuk dan warna.

7. Musik

Mainan lain yang dapat diberikan kepada anak dengan maksud untuk meningkatkan kecerdasannya ialah alat musik. Memang pada usia tiga tahun anak belum bisa memainkan alat musik dengan benar. Namun jika di asah dan di latih maka lambat laun anak akan bisa memainkan alat musik tersebut.

Manfaat memberikan anak mainan musik pada usia tiga tahun ialah untuk mengenalkannya anak akan bunyi. Dengan demikian demikian tingkat kepekaan anak pada bunyi akan meningkat.

8. Plastisin tau Fundoh

Permainan jenis ini merupakan permainan yang memungkinkan anak untuk membuat sesuatu bentuk. Plastisin sendiri sama dengan tanah liat, namun plastisin tidak membuat anak kotor.

Plastisin sangat bermanfaat untuk memicu imajinasi anak. Dengan plastisin anak akan lebih mudah mengekspresikan bentuk yang dia mau. Bukan hanya itu saja, melalui plastisin, motorik anak juga ikut terlatih karena anak akan mencoba meremas, menekan, mencetak, bahkan menyentuh benda itu secara langsung.

9. Boneka Tangan

Mainan yang satu ini mungkin sedikit akan susah dimainkan atau terlihat boring. Namun jika orang tua bisa mendampingi anak, maka mainan yang satu ini dapat di jadikan sebagai wadah untuk mengetahui minat anak.

Dengan bermain peran, biasanya anak akan menjadi peran yang dia sukai. Disinilah kesempatan bagi orang tua untuk mengetahui minat anak. Pada kenyataannya, usia anak mereka belum mengerti minat ataupun cita-cita. Namun dengan bermain peran orang tua dapat mengetahui itu dan juga bisa mengarahkannya.

Itulah sembilan mainan yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan anak. Selain mainan tersebut, sebenarnya smartphone juga dapat digunakan. Namun dalam penggunaan smartphone dibutuhkan pengawasan yang lebih tinggi agar anak tidak salah dalam menggunakannya.


Selain bermain dengan mainan, kecerdasan anak juga dapat meningkat dengan bermain bersama teman sebayannya. Ada banyak macam permainan yang bisa mereka lakukan sekaligus dapat meningkatkan perkembangan motoriknya, contohnya seperti petak umpet.

Penulis blog

Tidak ada komentar